
Pengertian promosi kesehatan
Promosi kesehatan di dalam kebijakan Nasional adalah upaya untuk meningkatkan kemampuan masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat agar mereka dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber daya masyarakan, sesuai sosial budaya setempat dan didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan kesehatan. Dalam definisi ini yang dimaksud masyarakat mampu menolong diri sendiri adalah mampu berprilaku mencegah timbulnya masalah dan gangguan kesehatan, memelihara dan meningkatkan derajat kesehatannya, serta mampu berprilaku mengatasinya jika terdapat masalah dan gangguan kesehatan.
Definisi promosi kesehatan adalah kombinasi berbagai dukungan menyangkut pendidikan, organisasi, kebijakan dan peraturan perundang-undang untuk perubahan lingkungan dan prilaku yang menguntungkan kesehatan (Green & Ottosa, 1998).
Promosi kesehatan pranikah
Promosi kesehatan pranikah merupakan suatu proses untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara dan meningkatkan kesehatannya yang ditujukan kepada masyarakat produktif pranikah. Pelayanan kebidanan diawali dengan pemeliharaan kesehatan para calon ibu. Remaja wanita yang akan memasuki jenjang perkawinan perlu menjaga kondisi kesehatannya. Remaja diberi pengertian tentang hubungan seksual yang sehat, kesiapan mental dalam menghadapi kehamilan, dan pengetahuan tentang proses kehamilan dan persalinan, pemeliharaan kesehatan dalam pra dan pasca kehamilan.
Promosi kesehatan pada masa prakehamilan disampaikan kepada kelompok remaja wanita atau para wanita yang akn menikah. Penyampaian nasihat tenteng kesehatan pada masa pranikah ini disesuaikan dengan tingkat intelektual para calon ibu. Nasihat yang di berikan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti karena informasi yang diberikan bersifat pribadi dan sensitif. Remaja calon ibu yang mengalami masalah kesehatan akibat gangguan sistem reproduksi segera ditangani. Gangguan sistem reproduksi tidak berdiri sendiri, gangguan tersebut dapat berpengaruh pada kondisi psikologis dan lingkungan sosial sosial remaja itu sendiri. Jika masalah kesehatan remaja
tersebut sangat kompleks perlu dikonsultasikan ke ahli yang relevan atau di rujuk keunit pelayanan kesehatan remaja yang akan memasuki masa perkawinan dan kehamilan. Pemeriksaan kesehatan bagi remaja yang akan menikah sangat dianjurkan. Tujuan pemeriksaan adalah mengetahui secara dini tentang kondisi kesehatan para remaja. Jika ditemukan penyakit atau kelainan didalam tersebut tidak diatasi maka diupayakan untuk menjaga agara masalah tidak bertambah berat atau menular pada pasangan. Misalnya, pada remaja yang mengidap PMS (penyakit menular seksual), salah satu alternative pemecahan agar tidak menular kepada pasangannya adalah dengan mengajurkan menggunakan kondom pada saat berhubungan.
Upaya pemeliharaan kesehatan pranikah
Pemeliharaan kesehatan para calon ibu dapat dilakukan melalui kelompok atau perkumpulan para remajaperkumpulan para remaja, seperti karang taruna, pramuka, organisasi remaja putri, dan posyandu remaja. Para remaja yang terhimpun dalam organisasi masyarakat perlu diorganisasikan agara pelayanan kesehatan dan kesiapan untuk menjadi istri dapat dilakukan dengan baik. Pembinaan kesehatan remaja, terutama wanitanya, tidak hanya ditujukan semata kepada masalah gangguan kesehatan (penyakit reproduksi). Fakta perkembangan psikologis dan sosialnya serta alam dan pikiran remaja perlu diketahui. Remaja yang berjiwa muda memiliki sifat menentang sesuatu yang dianggap kaku dan kolot, serta meningkatkan kebebasan, dapat menimbulkan konflik di dalam diri remaja. Pendekatan keremajaan di dalam membina kesehatan sangat diperlukan. Penyampaian pesan kesehatan (promosi kesehatan) dilakukan dengan menggunakan bahasa remaja.